It's good to be back home...
Apapun yang ada di pikiran remaja lelaki menuju dewasa yang setiap hari berkembang semakin positif dengan terus berharap tidak jauh dari tangan-Nya
Minggu, 25 Maret 2012
Senin, 02 Januari 2012
Rute Pilihan
Jakarta itu terkenal macet. Enough said. Semua yang tinggal di Jakarta hampir setiap hari akan mengeluh tentang kemacetan lalu lintas yang mereka hadapi, dan social media jaman sekarang sedikit membantu meluapkannya. Kalau ga percaya, coba follow orang-orang yang berdomisili di Jakarta di Twitter. Pasti sekali waktu kita akan membaca tweet tentang kronisnya kemacetan di Jakarta pada Timeline kita.
Rabu, 28 Desember 2011
How I Met Your Mother
Suasana liburan! Liburan adalah sesuatu yang unik, waktu kosong yang panjang membuat seseorang bebas memilih untuk mengisinya dengan kegiatan apa. Bagi kebanyakan orang, travelling menjadi pilihan. Atau menjalani hobi mereka. Dan bagi mereka yang terdampar di rumah... Hiburan rumah juga menarik kok.
Kali ini, seperti biasa, gue masuk kelompok ketiga. Tapi hiburan gue bukan lagi sekedar novel atau video game. Gue sedang kecanduan sebuah sitkom baru berjudul How I Met Your Mother. Sejujurnya, gue juga lagi kecanduan sama SNSD, tapi itu sebuah cerita yang lain...
Kali ini, seperti biasa, gue masuk kelompok ketiga. Tapi hiburan gue bukan lagi sekedar novel atau video game. Gue sedang kecanduan sebuah sitkom baru berjudul How I Met Your Mother. Sejujurnya, gue juga lagi kecanduan sama SNSD, tapi itu sebuah cerita yang lain...
Sekilas tentang serial ini, HIMYM sudah memenangi lima penghargaan Emmy, dan didaulat banyak orang sebagai sitkom terbaik Amerika sejak serial Friends. Berkisah tentang lima orang sahabat (Ted, Marshall, Lily, Robin, dan Barney) dalam kilas balik karakter utama, Ted Mosby, menceritakan anak-anaknya bagaimana ia bertemu dengan ibu mereka.
Minggu, 25 Desember 2011
Gelora Bung Karno
Aaahhhh.... Udah lama banget vakum dari nulis di blog. Ada beberapa alasan mengapa gue berhenti nulis blog untuk sementara, juga ada beberapa momen yang seharusnya bisa dijadikan ajang kreativitas penulisan blog, dan terlewatkan.
Untuk tulisan kali ini, gue mau ngangkat sebuah event yang udah lewat, tapi belum terlalu lama dan gue harap masih segar di ingatan para pembaca semua : SEA Games XXVI. Tentu saja gue (dan 200 juta warga negara Indonesia lainnya) sangat bahagia dengan keberhasilan Indonesia menjadi juara umum... Tapi hal itu terasa kurang lengkap tanpa kehadiran medali emas dari cabang olahraga kegemaran mayoritas umat manusia di muka bumi, sepakbola.
Tanpa mengecilkan peran atlit-atlit olahraga dari cabang lain, yang dengan luar biasa meraih ratusan medali emas untuk membawa Indonesia menjadi juara umum, gue lumayan terpukul saat Indonesia dikalahkan Malaysia lewat adu pinalti di babak final setelah 120 menit berbagi skor 1-1. Tentu, banyak pendapat lain yang mengatakan kalau sepakbola hanya mungkin menyumbang satu medali emas walaupun medali emas tersebut diberikan kepada sekitar 20 orang, dan prestasi atlit olahraga dari cabang, misalkan saja atletik atau bowling atau sepatu roda, lebih patut diacungi jempol. Tapi di sini gue tetap pada pendirian gue sejak awal.
Untuk tulisan kali ini, gue mau ngangkat sebuah event yang udah lewat, tapi belum terlalu lama dan gue harap masih segar di ingatan para pembaca semua : SEA Games XXVI. Tentu saja gue (dan 200 juta warga negara Indonesia lainnya) sangat bahagia dengan keberhasilan Indonesia menjadi juara umum... Tapi hal itu terasa kurang lengkap tanpa kehadiran medali emas dari cabang olahraga kegemaran mayoritas umat manusia di muka bumi, sepakbola.
Tanpa mengecilkan peran atlit-atlit olahraga dari cabang lain, yang dengan luar biasa meraih ratusan medali emas untuk membawa Indonesia menjadi juara umum, gue lumayan terpukul saat Indonesia dikalahkan Malaysia lewat adu pinalti di babak final setelah 120 menit berbagi skor 1-1. Tentu, banyak pendapat lain yang mengatakan kalau sepakbola hanya mungkin menyumbang satu medali emas walaupun medali emas tersebut diberikan kepada sekitar 20 orang, dan prestasi atlit olahraga dari cabang, misalkan saja atletik atau bowling atau sepatu roda, lebih patut diacungi jempol. Tapi di sini gue tetap pada pendirian gue sejak awal.
Senin, 29 Agustus 2011
Perubahan
Selamat Hari Lebaran! Mohon maaf lahir dan batin. Ucapannya aja duluan kali ya? Toh belum tau tanggal pastinya.. :)
Seperti lebaran di tahun yang lalu-lalu, masih ada aja kontroversi soal jatuhnya tanggal 1 Syawal di kalender masehi kita. Kali ini antara tanggal 30 dan 31 Agustus. Versi yang berbeda-beda mengenai kepastian hari lebaran, udah pasti memicu perdebatan dimana-mana. Satu komentar yang cukup menyentil di twitter gw baca, kira-kira begini isinya : "Kecewanya itu lebih karena pemerintah ga berbuat apa-apa dari tahun ke tahun, begini lagi dan lagi."
Rabu, 17 Agustus 2011
Pilihan Hati
Hidup itu pilihan. Yep, peribahasa ini sering banget gw denger. Pilihan yang kita ambil, apapun itu, semuanya terserah kita. Karena ini hidup kita, kita sendiri yang menjalani. Karena itu, apapun yang terjadi pada kita adalah hasil dari pilihan kita sendiri, dan bertanggungjawablah atas itu.
Andaikan kita dihadapkan pada suatu pilihan yang menyangkut hati : berpisah dengan masih menyimpan perasaan satu sama lain, atau tetap bersama terikat sebuah status, namun tersiksa dengan setiap persoalan setiap hari, karena ekspektasi yang tak kunjung tercapai? Pilihan yang tidak mudah pastinya.
Langganan:
Postingan (Atom)

