Rabu, 28 Desember 2011

How I Met Your Mother

Suasana liburan! Liburan adalah sesuatu yang unik, waktu kosong yang panjang membuat seseorang bebas memilih untuk mengisinya dengan kegiatan apa. Bagi kebanyakan orang, travelling menjadi pilihan. Atau menjalani hobi mereka. Dan bagi mereka yang terdampar di rumah... Hiburan rumah juga menarik kok.

Kali ini, seperti biasa, gue masuk kelompok ketiga. Tapi hiburan gue bukan lagi sekedar novel atau video game. Gue sedang kecanduan sebuah sitkom baru berjudul How I Met Your Mother. Sejujurnya, gue juga lagi kecanduan sama SNSD, tapi itu sebuah cerita yang lain...


Sekilas tentang serial ini, HIMYM sudah memenangi lima penghargaan Emmy, dan didaulat banyak orang sebagai sitkom terbaik Amerika sejak serial Friends. Berkisah tentang lima orang sahabat (Ted, Marshall, Lily, Robin, dan Barney) dalam kilas balik karakter utama, Ted Mosby, menceritakan anak-anaknya bagaimana ia bertemu dengan ibu mereka.

Diselingi dengan banyak tawa, gue belajar sesuatu tentang relationship dari dua orang dewasa dari serial ini. Secara tersirat, terdapat suatu budaya dalam orang barat yang mengsakralkan kata "I love you" atau "Aku cinta kamu" dalam bahasa Indonesia. Karakter Robin secara terang-terangan menyatakan kesulitannya untuk mengucapkan pengakuan tersebut, bahkan kepada pacarnya sendiri saat itu, Ted Mosby. Ted yang dalam suatu adegan mengangkat telepon dari sahabatnya Marshall, berpura-pura kalau telepon itu adalah dari kekasihnya, dan menutup telepon setelah mengucapkan I love you. Lily yang saat itu adalah istri dari Marshall menanggapi perkataan Ted dengan sedikit terkejut.

Terlihat dari sini, bahwa budaya barat bahkan lebih terbiasa untuk memulai suatu hubungan terlebih dahulu ketimbang menyatakan cinta. Karena bagi mereka, pengucapan cinta adalah suatu hal yang sakral. Hubungan yang baru berjalan dua bulan masih didasari hanya dari ketertarikan fisik, bukan sebuah perasaan cinta. Dikutip dari Hitman System, cinta tumbuh adalah karena perasaan saling memiliki, dan tentunya setelah investasi berbentuk waktu, tenaga, dan uang dalam suatu hubungan.



Jika boleh jujur, mari kita bandingkan dengan budaya yang ada di negara kita sendiri. Untuk memulai suatu hubungan, "lazim" bagi para kaum pria untuk menyatakan "cinta" kepada kaum wanita, barulah mereka menyandang status berpacaran. Hal yang sama ditunjukkan dalam serial HIMYM di serial yang paling pertama. Ted yang menyatakan "I love you" pada Robin di kencan pertama mereka, ditendang secara tragis oleh Robin, dan Ted sendiri berulang kali menyatakan bahwa itu adalah kesalahan tolol dan besar, salah satu yang terbesar dalam hidupnya. Terlihat kan perbedaannya?

Dengan segala hormat, gue mau mengajak semua pembaca untuk membuka pikirannya dan mulai berpikir rasional. Cinta orangtua kita yang telah bersama selama puluhan tahun, walaupun didera berbagai masalah dan kesulitan, jelas bisa dikatakan cinta. Tetapi jika saya mendengar kata cinta dari mulut seorang gadis yang mengenal saya dalam hitungan bulan?



Pada akhirnya semua terserah kepada anda. Gue tetap berdiri pada pendirian, untuk tidak menurunkan derajat kata cinta. Mari kita hindarkan kata cinta tercatat dari sejarah sebagai pergeseran makna dalam bentuk generalisasi.

P.S : Serial HIMYM ini benar-benar wajib tonton. Sangat-sangat menghibur. Kualitasnya kelas legen... *wait for it* .. dary!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jadilah pembaca yang aktif, tinggalkan komentar dan mari berbagi pikiran!